Tempat Wisata Ini Punya Sejarah Menyeramkan

Tempat Wisata Ini Punya Sejarah Menyeramkan

Tempat Wisata Ini Punya Sejarah Menyeramkan

Tempat Wisata Ini Punya Sejarah Menyeramkan – Destinasi wisata di Indonesia banyak macamnya. Ada yang menawarkan keindahan, keunikan, yang menguji adrenalin dan masih banyak lagi. Tidak sedikit pula yang menawarkan pengalaman tidak biasa, seperti mengunjungi tempat wisata horor di Indonesia. Hiii!

Faktanya, banyak tempat wisata horor di Indonesia yang bisa kamu kunjungi, dari yang ada di Pulau Sumatera, Jawa hingga Sulawesi. Dengan nuansa mistis dan misterius yang bisa membuat bulu kuduk berdiri, wisata horor tentu bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk menambah pengalaman travelling kamu.

Lokasi wisata lazimnya menjadi tempat yang menyenangkan dan penuh dengan kegembiraan. Namun siapa sangka, beberapa tempat wisata ternyata pernah menjadi saksi bisu peristiwa pembantaian.

Museum Fatahillah, Jakarta

Siapa yang tak kenal Museum Fatahillah? Museum yang terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, ini kerap menjadi tempat nongkrong kaum milennialls hingga tempat piknik asyik untuk keluarga.

Namun sebelum menjadi destinasi wisata, Museum Fatahillah dulunya sempat menjadi penjara dan tempat eksekusi. Sekitar tahun 1740, Gubernur Hindia Belanda Adriaan Valckenier pernah memerintahkan ribuan orang Tionghoa berbaris di depan Museum Fatahillah.

Mereka kemudian dieksekusi secara sadis oleh para algojo yang telah disiapkan. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Geger Pecinan.

Pulau Nusa Barung, Jember, Jawa Barat

Pulau Nusa Barung terletak di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pulau ini terkenal sangat indah dan masih alami. Pasirnya putih bersih, dikelilingi hutan hijau, dan air lautnya berwarna biru kehijauan.

Namun di balik keindahannya, Nusa Barung ternyata punya sejarah yang cukup memilukan. Dulunya wilayah ini masuk dalam kekuasaan Kerajaan Blambangan.

Sekitar tahun 1777, terjadi peperangan antara Kerajaan Blambangan dengan Pemerintahan Belanda yang menewaskan banyak orang di sini. Sejak itu, Pulau Nusa Barung terlarang bagi penduduk sekitar. Pada tahun 1920, pulau ini resmi dijadikan cagar alam.

Gua Jepang, Bandung

Bandung juga punya lokasi wisata yang ternyata memiliki sejarah kelam, salah satunya adalah Gua Jepang. Gua Jepang terletak di Taman Hutan Ir. Juanda, Dago Atas, Bandung. Dibangun pada 1942, suasana yang sangat gelap dan lembab akan menyambut siapa saja yang masuk ke gua ini.

Dulunya, lorong-lorong gua ini menjadi saksi bisu tewasnya ratusan romusha atau pekerja paksa. Mereka tewas dalam proses membangun gua pertahanan ini selama tiga tahun dan terbunuhnya ratusan prajurit Jepang yang dibantai sekutu akhir tahun 1945.

Lawang Sewu, Semarang

Siapa yang tak kenal Lawang Sewu? Gedung megah nan indah yang berwarna putih ini merupakan salah satu ikon Kota Semarang.

Lawang Sewu dibangun pada 1904. Dulunya gedung ini digunakan sebagai kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS.

Pada masa penjajahan Jepang, gedung ini sempat disulap menjadi penjara bawah tanah yang digunakan untuk menyiksa para penduduk pribumi. Selain itu, Lawang Sewu juga pernah menjadi tempat pertempuran antara Angkatan Pemuda Kereta Api (AMKA) melawan Jepang.

Para pemuda yang meninggal itu kemudian dimakamkan di halaman Lawang Sewu. Namun pada 1975, jenazah para pemuda ini dipindahkan di makam pahlawan. Untuk memperingati gugurnya pemuda-pemuda ini, dibangunlah Tugu Muda di depan Lawang Sewu.