Sumatera Barat Gelar Simulasi Kunjungan Turis

Sumatera Barat Gelar Simulasi Kunjungan Turis

Sumatera Barat Gelar Simulasi Kunjungan Turis Era New Normal

Sumatera Barat Gelar Simulasi Kunjungan Turis Era New Normal – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyatakan tempat wisata di daerahnya belum dibuka secara total, meski akan diterapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau normal baru (new normal).

Anne lanjut mengatakan penerapan AKB di daerahnya juga masih menunggu keputusan beserta petunjuk teknisnya. Jika sudah buka secara bertahap, pihaknya akan tetap mewajibkan protokol kesehatan.

Selain tempat wisata, jika AKB diterapkan sejumlah pusat perbelanjaan dan pertokoan di Purwakarta juga akan dibuka kembali. “Sekarang ini sedang dipersiapkan penerapan AKB dengan menerapkan protokol keehatan secara ketat,” katanya.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Sumatera Barat telah menggelar simulasi kedatangan wisatawan dengan menjalankan protokol kesehatan sesuai kebijakan yang diwajibkan dalam era new normal.

“Kami simulasikan dan dokumentasikan sebagai acuan bagi wisatawan serta pelaku usaha pariwisata di Sumbar bagaimana standar protokol kesehatan yang wajib dipenuhi saat era new normal,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial, seperti yang dikutip dari Tembak Ikan Joker388 pada Selasa.

Simulasi tersebut digelar dengan skenario dua orang warga Sumatera Barat yang selama ini tinggal di Jakarta hendak pulang kampung. Menu prasmanan di hotel juga ditiadakan demi menghindari antrean. Sebagai gantinya, tamu memesan dari mejanya.

Penggunaan masker, pengecekan suhu tubuh, jaga jarak, hingga kewajiban mencuci tangan dilakukan dua warga tersebut juga oleh petugas bandara, rumah makan, objek wisata, sampai hotel yang ditemui.

Simulasi tersebut digelar dengan skenario dua orang

Pasar tradisional di Istanbul yang telah berdiri sejak abad ke-15, Grand Bazaar, kembali dibuka bersama dengan restoran dan kafe pada Senin, setelah pemerintah Turki melonggarkan pembatasan perjalanan.

“Istanbul adalah ibu kota dunia dan (Grand Bazaar) adalah pusat perbelanjaan pertama di dunia. Kami kini menunggu orang-orang kembali datang,” katanya. Para pengunjung di restoran populernya dianjurkan untuk membaca menu digital di ponselnya karena menu buku tak lagi diedarkan.

Di tempat lain di pasar, beberapa pemilik toko bersemangat untuk mendapatkan kembali berbisnis, mengakui bahwa kondisi normal bisa memakan waktu lebih panjang. “Saya tidak bisa mengatakan bisnis akan kembali baik untuk saat ini, tetapi insya Allah lambat laun akan segera,” kata pemilik toko karpet Ali Amac.

Fasilitas umum lain, termasuk taman, pantai, perpustakaan, dan museum juga dibuka kembali, berikut jutaan pegawai sektor publik yang kembali masuk kantor. Di Grand Bazaar, para pedagang membersihkan dan merapikan toko mereka, sementara petugas kebersihan menggosok lantai selagi menyambut kedatangan pengunjung.

“Kita berharap simulasi ini bisa menunjukkan bahwa Sumbar siap untuk menerima kunjungan wisatawan kembali setelah hampir dua bulan vakum. Namun, wisatawan diwajibkan mengikuti protokol kesehatan agar terhindar dari COVID-19,” kata Agung.

Menurut dia, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan sebelumnya mampu menekan penularan COVID-19. Tapi di Menu berbentuk buku juga ditiadakan dan diganti dengan menu digital berupa scan barcode menggunakan telepon pintar.

“Pembukaan tempat wisata akan dibuka secara bertahap jika sudah berlakku fase new normal,” kata Anne seperti yang dikutip dari Antara pada Selasa. Ia mengatakan untuk tahap awal nantinya akan dibuka terlebih dahulu wisata kuliner, disusul tempat wisata lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *