Mengenal seni teater yang ada di indonesia yang legenda

Mengenal seni teater yang ada di indonesia yang legenda

Seni teater indonesia

Mengenal seni teater yang ada di indonesia yang legenda – Indonesia. Satu kata ini pasti memunculkan berbagai hal dalam benak kita. Negara yang bervariasi, penuh warna, dan keanekaragaman. Terbentang hampir 2 kilometer persegi luasnya, Indonesia merupakan kumpulan berbagai pulau yang menjadi rumah ratusan ras yang berbeda; mulai dari pulau Jawa yang padat, hingga pulau Papua yang eksotis.

Mengenal seni teater yang ada di indonesia yang legenda

Lenong

adalah kesenian teater tradisional atau sandiwara rakyat Betawi yang dibawakan dalam dialek Betawi yang berasal dari Jakarta, ibu kota Indonesia.

Kesenian tradisional ini diiringi musik gambang kromong dengan alat-alat musik seperti gambang, kromong, gong, kendang, kempor, suling, dan kecrekan, serta alat musik unsur Tionghoa seperti tehyan, kongahyang, dan sukong.

Lakon atau skenario lenong umumnya mengandung pesan moral yang dapat ditarik penonton, yaitu menolong yang lemah, membenci kerakusan dan perbuatan tercela. Bahasa yang digunakan dalam lenong adalah bahasa Indonesia dengan dialek Betawi.

Pengikutsertaan alat musik Tionghoa menjadi bukti nyata negara Indonesia masih toleran terhadap kesenian budaya asing.

 Ketoprak

Ketoprak adalah jenis teater yang lahir dan berkembang di Yogyakarta sekitar 1925-1927. Ketoprak awalnya dikenal dengan nama Ketoprak Ongkek atau Ketoprak Barangan yang hampir setingkat dengan ngamen. Alat-alat musik pengiringnya terdiri atas kenong, gendang, terbang, dan seruling. Biasanya, teater ini dilakukan dengan menari, berjoget disertai nyanyian dan dialog-dialog dalam bahasa Jawa sehari-hari. Pentasnya di tempat terbuka atau di dalam ruangan, bahkan dipentaskan pula dilingkungan keraton. Lakon yang dibawakan merupakan cerita rakyat dan kisah  kepahlawanan. Pementasan ketoprak menggunakan unsur lawakan atau dagelan disertai dengan tarian atau gerakan yang sederhana serta waktu pertunjukannya singkat.

Ludruk

Kalau Jawa Barat punya Lenong, Jawa Timur punya Ludruk. Ludruk merupakan suatu drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian di sebuah panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan, dan sebagainya yang diselingi dengan lawakan dan diiringi dengan gamelan sebagai musik.

Mungkin Anda pernah mendengar nama Kartolo, salah seorang pemain Ludruk terkenal? Ludruk juga kental kaitannya dengan tari remo, yang menjadi opening act Ludruk.

Mamanda

Mamanda berkembang di Kalimantan Selatan. Yang paling mencolok dalam pertunjukan mamanda adalah busana yang digunakan oleh pemain Mamanda, busana yang dikenakan memang sengaja dibuat gemerlap dan mewah. Pertunjukan Mamanda memiliki kesamaan dengan pertunjukan Lenong jika dilihat dari interaksi antar pemain dan penonton, dimana penonton juga dapat ikut aktif berseloroh dan berkomentar atas adegan yang dipertunjukkan. Hingga saat ini kebanyakan cerita yang ditampilkan dalam pertunjukan Mamanda adalah cerita dengan tema istanasentris yang membahas kehidupan raja dan bawahannya. Dalam Mamanda, dialog pemain tidak terikat oleh naskah, pemain Mamanda dapat berimprovisasi sesuka hati.